27 Agt 2014
JOKOWI MENANDATANGANI BAJAJ BBG DI TIM
JOKOWI MENANDATANGANI BAJAJ BBG DI TIM

------------------------------------------

26 July 2014
Bajaj yang pernah dipakai Jokowi dan JK dibeli Oleh Irwan Hidayat
Bajaj yang pernah dipakai Jokowi dan JK dibeli Oleh Irwan Hidayat

------------------------------------------

22 July 2014
SURABAYA PUTARAN TERAKHIR SANTUNAN 1000 ANAK YATIM SIDO MUNCUL
SURABAYA PUTARAN TERAKHIR SANTUNAN 1000 ANAK YATIM SIDO MUNCUL

------------------------------------------


Jamu Komplit
2.8 MB
quicktime plugin
more ads
Marketing Office
Jl. Cipete Raya No. 81
Jakarta 12410, Indonesia
Tel : (62 21) 765 3535
Fax : (62 21) 765 6522
E-mail : marketing@sidomuncul.com

Factory
Jl. Soekarno Hatta Km. 28
Kec. Bergas - Klepu, Semarang - Indonesia
Tel : (62-24) 6580-559, (62-298) 523-515
Fax : (62-24) 6580-332, (62-298) 523-509
E-mail : simuncul@indosat.net.id
[ 4 March 2008 ]
HIJAUKAN BUMI KITA, KUKU BIMA ENERGI DAN TOLAK ANGIN BERSAMA MASYARAKAT SUMOWONO

Sejak tahun 2006 Pemerintah Republik Indonesia mencanangkan “Indonesia Menanam”. Melalui Departemen Kehutanan, pemerintah mengajak masyarakat untuk gemar bertanam dengan slogan ‘Kecil Menanam Besar Memanen’. Bahkan di tahun 2008 ini akan diluncurkan program penghijauan dengan slogan ‘Cucu Menanam, Cucu Memanen’, karena yang diharapkan adalah penanaman pohon langka yang dapat dinikmati dalam jangka panjang. Hal tersebut karena adanya isu pemanasan global yang menimbulkan ketakutan suhu bumi akan meningkat. Ada bagian bumi yang curah hujannya berlebihan dan sebagian lagi kekeringan. Semuanya akan berdampak pada penderitaan manusia karena bencana alam akan akrab mendatangi kita yaitu banjir, erosi, dan tanah longsor.

Mendukung program pemerintah dan kepedulian akan terhindarnya pemanasan global di bumi ini, Kuku Bima Energi dan Tolak Angin Sido Muncul ikut menggalakkan program penanam pohon dimulai dengan wilayah terdekat dengan pabrik Sido Muncul yang berlokasi di Ungaran - Semarang yaitu di desa Kemitir Kecamatan Sumowo Kabupaten Semarang pada Sabtu, (9/2) sekaligus penandatanganan kerjasama dengan kelompok tani di desa tersebut. Dasar pertimbangan memilih daerah Sumowono tersebut juga karena daerah tersebut merupakan daerah hulu aliran sungai yang menuju Semarang.

“Kami sengaja melakukan program penanaman pohon ini pada musim penghujan agar tingkat keberhasilan penanaman lebih besar. Penanaman pohon ini kami maksudkan untuk menghijaukan lahan-lahan kritis, terbuka di daerah pegunungan. Karena daerah pegunungan rawan terhadap erosi dan longsor padahal daerah tersebut merupakan daerah resapan air” kata Irwan Hidayat, Direktur Utama PT.Sido Muncul pada kesempatan tersebut.

Program penanaman pohon yang diprakarsai Kuku Bima Energi dan Tolak Angin Sido Muncul dengan mengangkat tema “Ayo Menanam Hijaukan Bumi Kita Kuku Bima Energi dan Tolak angin Gotong Royong Bersama Masyarakat Sumowono”, ini akan melibatkan seluruh unsur management PT.Sido Muncul, Mahasiswa Pecinta Alam Wapeala dan Program Magister Agrobisnis Universitas Diponegoro Semarang, serta masyarakat dan pelajar desa Kemitir Kecamatan Sumowono Semarang.
Juga hadir pada kesempatan ini para ikon produk Sido Muncul seperti Timbul Suhardi, dr. Lula Kamal, Rieke ‘Oneng’ Dyah Pitaloka dan Vega ‘Ngatini’ Darwanthi.

Sebanyak 10.000 batang bibit pohon sengon akan diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat desa Kemitir kecamatan Sumowono. Kemudian 5000 batang bibit kayu manis akan diberikan kepada 5 kelompok tani dengan cara kerjasama sistem kemitraan di daerah tersebut.

“Kami harapkan dengan program penanaman pohon di desa Kemitir Sumowono ini akan tercipta kebersamaan antara PT.SidoMuncul dengan masyarakat Sumowono untuk melestarikan daerahnya. Daerah Sumowono sangat cocok untuk dikembangkan tanaman kayu manis, yang hasilnya dapat diterima untuk pabrik kami” imbuh Irwan Hidayat.

Diharapkan juga kepedulian penanaman pohon kembali untuk pengelolaan lingkungan ini, juga menjadi contoh di daerah-daerah lain. Agar bumi kita terhindar dari momok pemanasan global yang akan berakibat cairnya es abadi di Antartika, Kilimanjaro,dan puncak Jaya Wijaya di Indonesia.

“Pabrik kita juga memakai minyak nabati yaitu minyak biodiesel yang dihasilkan dari tanaman dan minyak-minyak bekas. Kita berusaha memikirkan jauh kedepan agar anak cucu kita masih bisa ikut menikmati indahnya alam ini” tambah Irwan.

Tolak Angin dan KukuBima Energi merupakan produk-produk unggulan dari SidoMuncul yang omsetnya dari tahun ketahun mengalami peningkatan secara pesat dan bahkan dua produk tersebut merupakan market leader di produk kategorinya. Hal tersebut juga dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang diterima dari berbagai lembaga riset dan media cetak di Indonesia. (PR/SM/8/2/’08)



[ Back ... ]